GEO Wacana

Ngangsuh Kaweruh

REKAMAN SEISMICITY SUMATRA PADA KORAL (MICROATOLL)

atoll.jpgDapat mengikuti perkembangan sejarah terjadinya gempa bumi dan tsunami secara terus menerus di suatu daerah memang sangat membantu kita baik dalam program pencegahan maupun mitigasi terhadap terjadinya bencana tersebut. Akan tetapi, masalah yang sangat utama dalam memahami proses terjadinya gempa dan memprediksi akan terjadinya gempa di masa mendatang adalah kurangnya data yang tersedia. Data tersebut antara lain adalah data catatan gempa yang pernah terjadi di masa lampau, kurang tersedianya data-data seismic, dan juga kurangnya data-data pengukuran GPS (Global Positioning System) yang ada di masa lampau.

Data pengukuran GPS ternyata juga sangat membantu kita dalam memahami proses terjadinya gempa. Walaupun data tersebut sangatlah kurang, ternyata alam memberikan alternatif lain untuk mendapatkan data tersebut. Data tersebut adalah masif koral. Masif koral sangatlah melimpah di daerah dekat zona penunjaman Sumatra. Seperti kita ketahui bahwa tumbuhnya koral sangatlah dipengaruhi banyak faktor antara lain: cukupnya sinar matahari, tersedianya nutrient yang cukup, jernihnya air yang ada, dan suhu yang ada dalam lingkungan tumbuhnya koral. Koral mempunyai kecenderungan untuk berkembang ke atas, oleh sebab itu pertumbuhannya sangatlah dipengaruhi oleh posisi terendah dari pasang surut (lowest annual tidal level). Level ini sering disebut juga sebagai HLS (highest level of survival).

Geomorfologi dan internal stratigrafi dari coral tersebut ternyata merekam perubahan-perubahan muka air laut. Seperti halnya batuan yang dapat merekam proses-proses geologi baik yang telah terjadi, sedang terjadi, maupun yang akan terjadi. Perubahan tersebut ternyata sebagian besar berasosiasi dengan proses subduksi yang terjadi di Pulau Sumatera. Umur dari koral-koral tersebut cukup panjang sampai beberap ratus tahun yang lalu. Rekaman-rekaman yang ada dalam koral tersebut akhirnya dapat kita gunakan sebagai data pengukuran geodetik masa lampau. Coba kita lihat bagaimana koral dapat tumbuh dan internal stratigrafi yang terekam dapat digunakan sebagai data pengukuran geodetik masa lampau.

Salah satu kejadian gempa bumi yang dapat digambarkan melalui rekaman koral yang ada adalah gempa bumi di Pulau Sumatera yang terjadi pada penghujung tahun 1935. Gempa bumi yang terjadi mempunyai kekuatan sebesar 7.7. Gempa tersebut memang relatif lebih besar dibandingkan gempa yang terjadi pada tahun 1984. Kedua gempa tersebut disebabkan oleh patahan yang terjadi di zona penunjaman akan tetapi kekuatan gempa tahun yang terjadi pada tahun 1935 relatif lima kali lebih besar dari gempa tahun 1984.Beberapa koral merekam adanya perubahan geodetik akibat gempa bumi yang terjadi pad atahun 1935. Perubahan ini ditunjukkan dengan berubahnya kemiringan topografi disekitar zona penunjaman. Daerah yang terangkat sebesar 85cm terekam pada jarak 90 kilometer dari palung dan daerah pada jarak 120 kilometer dari palung relatif tetap. Akan tetapi daerah pada jarak 135 kilometer dari palung tenggelam sebesar 30cm. Perhatikan bagaimana koral mampu merekam perubahan geodetik di daerah sekitar penunjaman. 

deepemergence.jpgshallowemergence.jpg

Pada tempat yang sama ternyata juga ditemukan adanya koral yang mampu merekam kejadian yang terjadi mulai tahun 1728 sampai tahun 1935 dimana koral tersebut mati akibat gempa bumi yang terjadi di tahun 1935. Gempa bumi tersebut mampu mengangkat daerah dimana koral tersebut hidup. Dalam rekaman yang ada di koral tersebut kita bisa memprediksikan adanya beberapa gangguan akibat gempa bumi termasuk gempa bumi vulkanik Krakatau di tahun 1833 dan beberapa gempa yang terjadi sepanjang tahun 1700 sampai 1935.

longlivedhead.jpg

Referensi :

  •  Research of DANNY H. NATAWIDJAJA (Ph.D. candidate at California Institute of Technology)

January 31, 2007 - Posted by | GeO

2 Comments »

  1. Good site!!!

    Comment by xzlfx | April 9, 2007 | Reply

  2. it is a good site.. !

    Trimakasih atazz Informasinya y !
    Saya bnr2 membutuhkannya..

    Comment by PM | November 1, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: