GEO Wacana

Ngangsuh Kaweruh

TYPHOON (One of the greatest natural disasters)

xangsane.gif Beberapa hari yang lalu kita banyak mendengar berita tentang terjadinya typhoon di sekitar Laut Cina Selatan tepatnya di daerah Filipina, Vietnam, dan perbatasan Thailand. Typhoon tersebut diberi nama Typhoon Xangsane. Penamaan typhoon ini berdasarkan informasi dari Tokyo Typhoon Centre. Typhoon yang dalam bahasa Cina berarti “the father of wind” merupakan salah satu bencana alam yang besar selain tsunami dan gempa bumi yang mampu merusakkan semua yang dilaluinya.Apa sih typhoon itu? Apakah typhoon berbeda dengan hurricane, cyclone, dan tornado? Dimana semuanya itu bisa terjadi? Bagaimana mereka bisa terjadi? Wah wah wah…..banyak juga pertanyaan yang timbul berkaitan dengan typhoon dan teman-temannya ya?

typhoon3.jpg Mari kita bahas satu persatu. Typhoon adalah salah satu badai tropis dengan kecepatan angin yang cukup konstan mencapai 74 miles per jam atau sekitar 120 kilometer per jam….wow…kenceng juga ya. Bagian tengah atau yang disebut mata dari dari typhoon biasanya mempunyai lebar sekitar 20-30 miles atau sekitar 32-48 kilometer dan hanya sedikit angin dan tidak ada hujan. Sedangkan bagian luar dari mata typhoon tekanan anginnya cukup kencang dan membawa hujan yang sangat lebat. Dimensi dari typhoon ini bisa mencapai lebih dari 300 miles atau sekitar 480 kilometer. Berdasarkan mekanisme atau cara terjadinya, typhoon sebenarnya sama dengan hurricane, cyclone, dan tornado. Semuanya itu memerlukan adanya pertemuan udara yang cukup hangat dengan udara yang dingin. Perbedaannya adalah tempat dimana mereka terjadi. Typhoon biasanya terjadi di lautan Pacific barat dan laut Cina sedangkan hurricane banyak terjadi di lautan Atlantik. Cyclone juga banyak terjadi di lautan Pacific. Semuanya itu biasanya terjadi di lautan sekitar khatulistiwa. Daerah tersebut sering disebut Intertropical Convergence Zone yaitu daerah bertemunya angin dari bagian selatan bumi dan angin dari bagian utara bumi sehingga daerah ini berpotensi besar terdapat badai.Awal terjadinya typhoon dimulai dari bertemunya badai guntur yang biasanya dari daratan dan bergerak menuju lautan dengan udara hangat yang berasal dari lautan. Di dekat permukaan air laut yang hangat ini keduanya bertabrakan dan bersatu sehingga menekan udara ke atas. Akibat pergerakan ini tekanan di permukaan menjadi berkurang. Air laut yang hangat menambah kelembaban dan panas pada udara yang naik ke atas. Sampai akhirnya kelembaban ini mengalami kondensasi dan membentuk hujan. Proses kondensasi ini melepaskan panas dan menghangatkan udara sekitar sehingga menyebabkan udara-udara tersebut bergerak cepat ke atas. Di tempat yang lebih tinggi, udara yang humid atau lembab tertarik ke dalam badai karena tekanannya yang relatif lebih rendah. Pada saat badai ini bergerak di atas lautan, semakin banyak udara panas yang tertarik ke tengah dimana tekanannya cukup rendah.  Di bagian bumi utara, perputaran bumi membuat badai berputar berlawanan arah jarum jam yang sering disebut Coriolis Effect. Pada tahapan awal terjadinya badai, kecepatannya hanya sekitar 38 miles per jam atau sekitar 60 kilometer per jam disertai kumpulan mendung dan badai guntur. Pada tahap ini badai sering disebut ”tropical depression”. Akan tetapi dengan tambahan udara yang cukup hangat saat badai tersebut melintas di atas lautan, kecepatannya semakin bertambah sampai 74 miles per jam dan setelah itulah typhoon atau cyclone atau hurricane terbentuk dan peramal cuaca akan memberikan nama. Lintasan typhoon ini sangat dipengaruhi oleh penyebaran tekanan di sekitarnya. Jika terdapat area yang mempunyai tekanan cukup tinggi maka kecil kemungkinan typhoon atau hurricane akan melintasi daerah itu. Contohnya daerah Bermuda di bagian timur dari Amerika Serikat. Oleh sebab itu sering hurricane di Amerika Serikat terjadi di Gulf of Mexico, daratan Texas, Oklahoma, Lousiana, dan Florida. Coba perhatikan gambar-gambar kartun di bawah yang menjelaskan terjadinya typhoon atau hurricane. 

step1typhoon.jpgstep2typhoon.jpgstep3typhoon.jpgstep4typhoon.jpg step5typhoon.jpg

Akibat dari adanya typhoon atau hurricane ini maka terbentuklah surge storm atau aliran badai yang mampu menyapu daerah pesisir pantai dengan air yang dibawanya sehingga menghancurkan semua yang ada di lintasannya. Typhoon akan melemah pada saat mencapai daratan dimana sumber panas dan kelembaban semakin berkurang. Gesekan dengan daratan juga mengurangi kekuatan typhoon.  Coba perhatikan tingkat kerusakan oleh typhoon dibawah ini. 

typhoon.jpg

Foto satelit dibawah ini menggambarkan rentetan awal terjadinya Typhoon Xangsane dimulai dari Filipina menuju Vietnam yang ditempuh dalam waktu 2-3 hari. Nah apa yang kita lakukan kalo memang typhoon akan melanda daerah kita? Yang pertama adalah jangan panik dan mulai membereskan perlengkapan kita yang bisa dibawa dan kalo bisa peralatan-peralatan tersebut diikat atau disatukan biar tidak terhamburkan oleh typhoon dan melakukan evakuasi atau penyelamatan ke daerah yang diprediksi tidak terkena lintasan typhoon. Daerah – daerah yang berpotensi terlewati lintasan typhoon biasanya ada di sekitar Laut Cina, daerah yang menghadap Samudera Pacific seperti Vietnam, Hongkong, Taiwan, Cina, dan sekitarnya. Sedangkang daerah yang menghadap Samudera Atlantik juga berpotensi terlintasi hurricane seperti Texas, Oklahoma, Lousiana,  dan Florida. Hurricane ini biasanya bergerak dari Afrika melalui Samudera Atlantik menuju Amerika.

sep28.gifsep29.gifsep30.gif

Wah syukur daerah Indonesia tercinta kecil kemungkinan terlewati lintasan typhoon atau hurricane.

Referensi :

October 3, 2006 - Posted by | GeO

2 Comments »

  1. ada nggak faktor lain penyebab terjadinya typhoon?

    Comment by dewi | December 4, 2007 | Reply

  2. jalan treeede duren manngga dua bdn

    Comment by kemal | February 2, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: